Jumat, 05 Oktober 2012

Khasiat Susu Kambing ASPEKPIN


SUSU KAMBING
Tahukah Anda Bahwa ternyata Susu Kambing sangat baik bagi penderita penyakit kulit, enzim serta gatal-gatal pada kulit sebagai mana pernah dilakukan oleh Dr. George Dermit dari Ohio, Amerika Serikat. Beliau menggunakaan terapi susu kambing bagi anak-anak yang menderita penyakit kulit tersebut. Bahkan para pakar penyakit kulit dari New Zealand, menggunakan susu kambing terhadap para pasiennya sebagai agen meningkatkan kesehatan kulit terutama pada bagian wajah dan ternyata ia berhasil menyembuhkannya..

Susu Kambing mengandung gizi tinggi, karenanya dapat mempercepat proses pertumbuhan gigi dan tulang. Juga untuk mengembalikan kesehatan seorang ibu yang baru melahirkan anaknya akibat pendarahan sesudah melahirkan, memberikan zat besi sesudah haid, juga dapat membantu bagi seorang yang mengalami penyakit kekurangan darah (Anemia). Bagi mereka yang sudah berusia lanjut, kandungan pelbagai mineral dalam susu kambing akan mengurangi kerapuhan tulang (Osteoporosis).

Susu Kambing juga sangat berkhasiat untuk mengatasi gangguan pernafasan, terapi TBC, infeksi akut pada paru-paru seperti Astma. Juga mampu mengontrol kadar kolesterol dalam darah dan menyembuhkan asam urat tinggi serta masalah buah pinggang (Ginjal) yang di sebut Nepbratic Syndrom.

Sumber lain dari buku yang berjudul Khasiat dan Manfaaat Susu Kambing, "Susu terbaik dari hewan Ruminansia" yang di tulis oleh Dr. Rini Damayanti Moedji, dipl. CN & Bernardius T Wahyu Wiryanta, Penerbit PT. Agro Media Pustaka, Oktober 2002 Depok Jakarta, Halaman 6 dan 7, mengungkapkan beberapa kelebihan susu kambing dibanding dengan susu dari binatang lainya antaranya:
  • Mempunyai sifat antiseptik, alami dan dapat membantu menggurangkan pembiakan bakteri jahat dalam tubuh. Hal ini di sebabkan adanya Flourine yang kadarnya 10-100 kali lebih besar dari susu lembu.
  • Bersifat alkali (Alkaline Food), sangat sesuai bagi tubuh dan paling hampir dengan susu ibu.
  • Proteinnya lembut dan kesan laktosanya ringan, sehingga tidak menyebabkan cirit-birit.
  • Lemaknya mudah dicerna kerana mempunyai tekstur yang lembut dan halus lebih kecil dibandingkan dengan butiran lemak susu lembu atau susu lainya. Dan juga bersifat Homogen alami. Hal ini mempermudah untuk dicerna sehingga mengelakkan timbulnya reaksi-reaksi alergi.
Dengan adanya Sodium (Na), Fluorine (F), Kalsium (C), dan Fosfor (P) sebagai elemen kimia yang dominan serta kandungan nutrisi lainya, maka susu kambing berkhasiat:
  • Membantu pencernaan dan menentralkan asam perut.
  • Menyembuhkan tanda tanda alergi pada kulit, saluran pernafasan dan pencernaan.
  • Menyembuhkan bermacam-macam penyakit paru-paru, seperti Astma, TBC, serta infeksi- infeksi penyakit lainya pada paru-paru.
  • Menyembuhkan beberapa masalah ginjal, seperti Nepbrotic Syndrom infeksi-infeksi ginjal serta asam urat tinggi
  • Kandungan Kalsium (Ca) yang tinggi dapat membantu menyembuhkan rematik dan mencegah kerapuhan tulang (Osteoporosis).
  • Meningkatkan antibodi dan daya tahan tubuh.
  • Mengatasi masalah impotensi dan gairah seksual, baik bagi lelaki maupun wanita.
Berdasarkan beberapa penelitian dan kajian di Amerika Serikat, susu kambing terbukti mempunyai kelebihan sebagai Anti Kanker. Susu kambing mungkin sedikit asing bagi sebagian orang dalam hal khasiat kedahsyatannya, namun bagi penderita beberapa penyakit sembuh setelah mengkonsumsi susu kambing ini pasti akan menyarankan kita meminumnya. Jawatan Pertanian Amerika (USDA) melakukan penelitian kandungan zat yang bermanfaat bagi tubuh kita dengan membandingkannya dengan susu sapi maupun ASI sekalipun.

Mengkonsumsi susu kambing organik secara teratur akan membantu mengatasi gangguan kesehatan seperti:
  • Pencernaan, asam berlebihan dalam perut yang menyebabkan Gastrik (kembung), Maag Kronis dll.
  • Alergi pada kulit dan organ tubuh (pernafasan dan pencernaan).
  • Asma, TBC dan infeksi paru-paru akut/menahun.
  • Masalah fungsi buah pinggang (Neprotic Sindrom) atau infeksi, termasuk asid urat tinggi.
  • Masalah tulang seperti Reumatik dan Osteophorosis
  • Stamina dan daya tahan tubuh menurun atau tenaga menurun.
  • Impotensi/Frigiditas (ghairah seksual turun).
  • Kekurangan nutrisi dan gangguan metabolisme tubuh.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar